Valencia memetik kemenangan besar 5-0 atas Indonesia pada laga uji coba di stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (4/8) petang.
Valencia memenuhi janji tampil sepenuh hati dengan membukukan keunggulan mutlak 5-0 atas timnas senior Indonesia pada pertandingan eksebisi di stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (4/8) petang.
Pelatih Nil Maizar menurunkan Bambang Pamungkas, Firman Utina, Muhammad Ridwan, dan Ponaryo Astaman sejak menit pertama. Para pemain Indonesian Super League (ISL) ini dipadukan dengan para pemain Indonesian Premier League (IPL), antara lain seperti Hengki Ardiles, Wahyu Wijiastanto, dan Abdul Rahman.
Sementara, pelatih Mauricio Pellegrino urung menurunkan Roberto Soldado karena menderita cedera saat latihan. Pemain baru mereka, Joao Pereira dan Andres Guardado, disimpan di bangku cadangan.
Disaksikan kurang lebih 5000 penonton, kedua tim saling menjajaki kekuatan selama menit-menit awal pertandingan. Memasuki menit keempat, kerja sama segitiga pemain Valencia membuahkan peluang pertama sekaligus berhasil menjebol gawang Wahyu Tri Nugroho. Pablo Piatti dengan bebas menyelesaikan umpan mendatar Jeremy Mathieu dari jarak dekat.
Valencia menggandakan keunggulan pada menit ke-12. Fernando Gago melihat Francisco Alcacer dalam posisi tanpa pengawalan di pertahanan Indonesia dan langsung memberikan umpan terobosan yang akurat. Tanpa kesulitan penyerang 18 tahun ini melesakkan bola ke pojok kanan gawang.
Perlawanan Indonesia dengan mengandalkan kecepatan Oktovianus Maniani saja tidak cukup. Valencia tidak mendapati kesulitan berarti dan mampu dengan cepat memulihkan penguasaan bola. Tuan rumah yang tak bisa berlama-lama menahan bola tampak lebih sibuk di wilayah pertahanan sendiri.
Gol ketiga Los Ches tercipta pada menit ke-25. Umpan silang Antonio Barragan dari sayap kanan disambut Ricardo Costa dalam posisi bebas. Gawang Wahyu Tri Nugroho pun kembali koyak.
Satu-satunya serangan berarti tuan rumah terjadi ketika Diego Alves keluar sarang untuk meninju umpan silang Nova Setya yang hendak disambut kapten Bambang Pamungkas.
Di akhir babak pertama, Valencia mengendurkan tekanan sehingga para pemain Indonesia dapat mengembangkan permainan. Meski demikian, tetap sulit bagi Firman Utina dkk memperoleh peluang bersih ke gawang Diego Alves.
Valencia mengganti empat pemain saat turun minum. Joao Pereira, Andres Guardado, Sofiane Feghouli, adn Alberto Costa masuk menggantikan berturut-turut Barragan, Mathieu, Daniel Parejo, dan Jonas. Sementara, Indonesia tidak melakukan pergantian sama sekali.
Indonesia berinisiatif melakukan serangan cepat. Umpan silang Okto disambut Ridwan, tetapi bola menghantam tiang gawang dan hanya menghasilkan tendangan penjuru setelah membentur tubuh Ricardo Costa.
Menit 54, Valencia menambah gol. Pablo Hernandez menggiring bola dari sayap kiri membelah pertahanan Indonesia. Mendapat celah, Pablo melepaskan spesialisasinya yaitu tembakan keras yang tak mampu dibendung Wahyu Tri Nugroho.
Segera setelah terjadinya gol ini, Nil Maizar langsung menggantikan Ponaryo dan Firman dengan Vendry Mofu dan Ahmad Bustomi.
Sayangnya, pergantian ini tak jua membangkitkan permainan Indonesia. Tiga menit berselang, Alcacer mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan umpan mendatar Feghouli.
Keunggulan koordinasi, teknik, dan taktik membuat Valencia seolah sedang berlatih sesi menyerang. Bola lebih banyak berada di wilayah pertahanan tuan rumah. Pergerakan Feghouli dan Guardado dari sisi kiri dan kanan lapangan acap kali membingungkan pemain timnas.
Pellegrini kemudian menyegarkan skuat dengan memasukkan empat lagi pemain pengganti pada menit ke-68, antara lain penjaga gawang Felipe Ramos menggantikan Diego Alves. Seakan tak mau kalah, Nil Maizar memasukkan Hendra Bayauw dan Handi Ramdan untuk Ridwan dan Nova Setya.
Kecepatan yang dimiliki Bayauw setidaknya menciptakan sebuah peluang. Umpan silang pemain muda yang baru saja memperkuat timnas U-22 di kualifikasi Piala Asia itu mampu disambut Bambang. Sayangnya, sundulan sang kapten tepat mengarah ke pelukan Felipe Ramos.
Dua pemain lagi dimasukkan Indonesia pada menit ke-74, yaitu Titus Bonai dan Ferdinand Sinaga untuk menjadi duet penyerang menggantikan Bambang dan Patrich. Begitupun pula pemain senior Persema Malang, Bima Sakti, yang diberikan kesempatan unjuk gigi dua menit berselang menggantikan Okto.
Masuknya beberapa pemain baru tetap saja tidak membantu permainan Indonesia. Serangan yang dibangun banyak terhenti di lini tengah karena ketidakcermatan para pemain memberikan umpan atau mampu terbaca pemain lawan. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan Nil Maizar untuk siap tampil di AFF Cup kelak.
Kedudukan 5-0 untuk Valencia tidak berubah hingga pertandingan selesai.
Susunan pemain:
Indonesia Wahyu Tri Nugroho; Nova Setya Sasongko / Handi Ramdan (69'), Hengki Ardiles / Nopendi (87'), Abdul Rahman / Valentino (84'), Wahyu Wijiastanto; Ponaryo Astaman / Vendry Mofu (55'), Firman Utina / Ahmad Bustomi (55'), M Ridwan / Hendra Bayauw (69'), Oktovianus Maniani / Bima Sakti (76'); Bambang Pamungkas / Titus Bonai (74'), Patrich Wanggai / Ferdinand Sinaga (74').
Valencia Diego Alves / Felipe Ramos (68'); Ricardo Costa / Alex Quintanilla (68'), Victor Ruiz / Carlos Delgado (68'), Antonio Barragan / Joao Pereira (46'), Jeremy Mathieu / Andres Guardado (46'); Fernando Gago, Pablo Hernandez / Juan Velasco (68'), Daniel Parejo / Sofiane Feghouli (46'), Jonas Goncalves / Alberto Costa (46'); Pablo Piatti, Francisco Alcacer / Cristian Portugues (81').
Tidak ada komentar:
Posting Komentar